Senin, 03 Desember 2012

Bupati Garut Bintang Film Nyi Blorong

Sudah lama saya tidak posting di blog sejak agustus.
Apa yah yang akan saya postingkan kali ini.Banyak yang
berputaran dikepala saya ahir-ahir ini.Membuat pusing
menentukan mana yang akan saya utarakan.

Saya kok lebih suka bergosip seperti ibu-ibu arisan.
Membicarakan hal yang negatif memang lebih indah dan
bersemangat.Seperti sebuah pengalihan dari diri sendiri
untuk menutupi kekeliruan diri.Bahwa banyak orang yang
lebih jelek dari saya.

Parahlah ahirnya hati saya ini.Ikut bergosip atau bahasa
agamanya berghibah.Membicarakan orang lain yang
mungkin akan membuat si orang itu menjadi marah.Apalagi
kalau yang dibicarakan adalah hal yang belum begitu jelas.

Saya mencoba menutupi kekeliruan saya itu dengan dalih
sebuah kepedulian.Sebab yang akan saya bicarakan adalah
masalah negara ini.Negara tercinta Indonesia yang makin
hari makin babak belur saja.

Apa itu ?
Yakni membicarakan tingkah laku para pemimpin negeri ini.
Banyak pemimpin negeri ini yang sudah tidak memiliki rasa
malu.Mulai dari korupsi sampai pemimpin dengan moral yang bejad.
Mereka tidak malu telah menncuri uang negara.Tidak malu telah
berbuat memalukan.

Seperti yang dilakukan oleh bupati Garut,Sudah jadi pemimpin
masih berburu anak perawan.Memalukan sekali kemaluannya itu.
Saya kok jadi teringat dengan film Nyi Blorong.Bupati garut
itu seperti sedang mencari tumbal anak perawan.

Saya melihat tidak hanya sebuah bejadnya moral.Namun saya
meihat sebagai kelucuan.Masih ada cerita seorang pemimpin
yang mencari anak perawan.Dan membuangnya setelah tahu ia
tidak perawan lagi.

Hahahaha....kalau disimpulkan secara langsung siapapun bisa
menyimpulkannya.Bahwa Bupati Garut Aceng Fikri itu moralnya
dibawah standard.Namun saya melihatnya tidak biasa,si Aceng
ini adalah seorang bupati yang ada dalam film Nyi Blorong.
Sedang mencari syarat guna kemulusan tujuannya dengan tumbal
anak perawan.
Bagaimana ? Setujua dengan kesimpulan saya ?

Senin, 27 Agustus 2012

Kasus Sampang

Semua orang melihat bahwa kasus Sampang adalah kasus
pertentangan Syiah dan Sunny.Persepsi orang sudah terbentuk
sedemkian rupa dan bersuara sama bahwa itu adalah kasus
antar golongan.

Padahal kita bisa melihat runut peristiwanya bukanlah
seperti itu.Kasus itu berawal dari perselisihan dua keluarga
yang ahirnya menyulut dan melebar keranah golongan.

Kita sama tahu kalau orang Madura punya temperamen keras.
Mudah sekali tersulut emosinya hanya karena persoalan sepele.
Bisa saling bacok hanya karena urusan kecil.Karena mereka
memang berkarakter seperti itu.Mudah naik darah karena budaya
dan kebiasaan mereka.

Jadi menurut saya kasus Sampang itu ya sama saja dengan kejadian
sehari-hari orang Madura.Cuma kali ini pemicunya soal beda
keyakinan saja.Beda keyakinan menjadi alasan mereka untuk menumpahkan
kekesalan dan sifat amarah yang memang sudah melekat.

Kita jangan mengambil kesimpulan yang mentah.Bahwa disana sedang
terjadi pembantaian kaum Syiah.Kita mesti menyadari tipikal
orang Madura memang begitu,mudah sekali mengayunkan kekerasan
untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari.

Siapa Saja Bisa SARA 2

Dalam postingan sebelumnya saya menulis tentang SARA.
Saya menulis bahwa SARA bisa dilakukan siapa saja.
Terbukti di Sampang Madura terjadi tindakan kekerasan
terhadap golongan SYIAH.

Sesama umat Alloh saja seperti itu.Apalagi kepada orang
yang benar-benar berbeda.Saya tidak heran dengan kejadian
di Sampang Madura tersebut.Sekarang orang berpaham SYIAH
yang diperlakukan dengan dholim.Besok mungkin golongan
yang lain.

Bisa saja besok orang Anu melakukan keerasan pada orang
AMu.Sebab potensi seperti itu nyaris terlihat disekitar
kita semua.Potensi berkonflik sangat besar ditengah umat
Islam Indonesia.Sebabnya kita tidak pernah membuka persoalan
dengan blak-blakkan.Selalu ditutup-tutupi demi citra.

Kita sebenarnya punya persoalan yang sangat mendasar yang
tak pernah diselesaikan.Jangankan diselesaikan,dibeberkanpun
tidak sama sekali.

Ketidak adilan perlakuan kita yang dilandasi primordialisme
agama dan golongan justru sekarang makin kentara.Mari kita
berterus terang bahwa kita ada ganjalan serius dengan hubungan
diantara umat Islam itu sendiri.

Kamis, 23 Agustus 2012

Siapa Saja Bisa SARA

Pilkada DKI Jakarta diwarnai isue SARA.Setelah ada isue
sara dari Rhoma Irama,kini ada video sara lain yang
menyinggung etnis Cina.

Bagi saya lumrah saja.Kita semua akan melakukan hal yang
sama untuk mempertahankan eksistensi masing-masing.Sekarang
mungkin orang islam yang melakukannya.Orang jawa,orang arab yang
melakukannya.Tapi lain kali mungkin orang kristen yang sara,
orang Cina yang sara,orang batak yang sara.

Siapa saja punya potensi melakukan pelecehan terhadap agama,
suku atau golongan lain.Tujuannya untuk memepertahankan diri.
Semua punya ego yang sama karena kita masih manusia.Kita bukan
malaikat yang tidak membutuhkan eksistensi dan persaingan hidup.
Kita masih berupa mahluk yang punya nafsu sebagai sebagai manusia.

Apalagi di Indonesia.Perilaku sara jelas-jelas terlihat.
Kita saja yang selalu menutup-nutupi hal itu.Jangankan berbeda
agama,suku,warna kulit.Sama-sama seagama saja tindakan sara
masih terlihat.Tujuannya untuk mempertahankan diri,atau
untuk menutupi kekurangannya sendiri.Dalam umat islam sendiri
sara atau pelecehan bahkan penghinaan kerap terjadi.

Jadi,jangan kaget dengan semua jenis tindakan sara.Indonesia
yang masyarakatnya belum dewasa,pasti akan terus ada guncangan
sara.Saya hanya menyarankan masing-masing orang menyadari
bahwa potensi sara ada dalam diri kita semua.Sekarang orang lain
besok kita,anda sendiri.Okey coooy....

Kamis, 16 Agustus 2012

Cinta Pada Pertiwi

Hari ini tanggal 17 Agustus.Alhamdulillah benderaku masih baik.
Kukibarkan dengan penuh keharuan.Negeriku tidak seperti negeri
impian.Tidak mengapa...yang penting aku masih mencintai negeri ini.
Dan...saya bangga sekali suatu waktu aku bisa menangis dalam
kesendirianku untuk negeri ini.

Apakah hanya aku yang menitikkan air mata untuk negeri ini pada
saat sendiri menyepi ? Apakah ada yang lain selain aku ?
kalau ada syukurlah.Itu satu bukti kecintaan
pada negeri Indonesia dengan tulus.

Kalau menangis untuk negeri saat bersama di upacara bendera,tidak
terlalu hebat.Justru saat sendiri seseorang bisa menangis untuk
negeri ini,barulah tanda cinta pada ibu pertiwi.

Sabtu, 30 Juni 2012

Munajat

Kali ini saya ingin memposting sebuah doa.
Semoga para pembaca blog ini bisa ikut mengamini.
Begini doa saya :
Ya Allah Yang Maha Pemberi
Ya Allah Yang Maha Mempermudah urusan
Saya ingin sebuah Laptop Apel 14 inchi model terbaru,
Amiiin.
Alhamdulillah.

Senin, 07 Mei 2012

Ayo Melamun

Melamun bisa mempertajam otak.Begitu hasil penelitian.Tentu saja melamun yang konstruktif.Melamun yang memperdayakan otak dengan memikirkan sesuatu yang betul,baik dan bermanfaat.Bukan melamun menyesali keadaan atau melamun kriminal.
Namun,orang tua dikampung saya mengatakan jangan melamun karena bisa dimasuki setan.Bisa jadi gila .Yakni melamun yang terlampau tinggi dan tidak mampu dipikirkannya.Saya memandangnya dengan penuh obyektif.Semua itu karena saya memang sering melamun.Melamun yang saya lakukan adalah berimajinasi.Mereka-reka sesuatu untuk mencari nilai atau hal baru.Sedikit sok keminter,sok pinter.

Bagi saya melamun lebih mengasikkan ketimbang ngobrol yang tidak ada ujung pangkalnya.Melamun mengajarkan pada saya tentang dialog batin yang sangat terbuka.Saya kadang berdialog bahkan berdebat dengan diri sendiri.Keuntungan buat saya, kadang menemukan kalimat jawaban dari sebuah pertanyaan rumit.
Kadang saya juga melamun yang romantis.Melamun yang jorok pun tak malu saya akui.Sepanjang nilai jorok itu tak teraktualisasikan tidak menjadi masalah.Tidak terekspos sebagai kata-kata atau perbuatan,lamunan jorok tak berdosa.Kita tidak bisa menghilangkan sesuatu yang jahat dalam hati kita.Semua manusia berpotensi memiliki niat jahat.

Saat menulis postingan ini juga dalam keadaan melamun.Jadi melamunnya saya tidak berahir sebagai kenegatifan kebiasaan.Melamunnya saya memang mengaktifkan otak saya.Membuat otak saya sedikit menajam dalam urusan dialog kalimat-kalimat postingan blog ini.

Silahkan melamun.Melamun apa saja.Bisa juga melamun mendapatkan pacar bintang film,tak ada yang melarang.Asal jangan menjadi obsesi berkelanjutan.Jangan jadi bahan pokok kebiasaan melamun.Hendaknya bahan melamun selalu di update,tidak melulu satu bahan yang sama.Tujuannya agar tidak berlanjut kedalam kegelapan dan kelembaban otak,yang akan mengakibatkan sakit jiwa.

Melamun bisa membuat otak selalu ON.Tidak beku karena tidak dipakai.Begitulah saya memaknai kebiasaan melamun saya.Melamunnya saya tidak bermakna ndlohom,melongo tak punya fokus.Bengong tak berkonsentrasi.Insya Allah saya melamun bermakna positif yang menurut penelitian bisa mempertajam otak.

Lho kok sepintas wajah Kamidia Radisti melintas ? senyumnya sayu dan mengingatkan pada wajah kekasih saya dalam lamunan, Alinena.Oh Alinena ,where are you darling ?

Indonesia Negeri Dongeng ?

Lagi-lagi gaji pegawai negeri akan naik.Besarnya sekitar 15 %.Jumlah anggaran untuk gaji pegawai menjadi 215 triliun.Kurang lebih 20% dari total APBN.Kalau digabung dengan belanja rutin menjadi 700 triliunan.Memakan 50 % APBN.

Saya semakin geleng-geleng kepala melihat ketidak rasionalan jumlah dana untuk mengurusi negara berpenduduk 237 juta ini.Sedang rakyat masih harus membayar semua pelayanan publik yang diperolehnya.KTP harus bayar,Akte kelahiran bayar,dan masih banyak pelayanan umum yang harus bayar.Bahkan biaya pelayanan publik di daerah saya tinggal yakni Banyumas,semakin dinaikkan tiap tahunnya.

Kalau sejumlah pungutan biaya pelayanan umum tersebut masuk ke kas negara,tidak jadi persoalan.Masalahnya semua biaya yang ditanggung rakyat , dimakan PNS sebagai tambahan gaji.Uang lelah, menurut mereka.Padahal mereka digaji untuk berlelah melayani rakyat.Memang birokrat sudah sinting.

Saya semakin geleng-geleng kepala saat mendengar satu pengarahan seorang camat.Sang camat mengatakan dengan tidak merasa aneh,katanya indikator baik buruknya kerja seorang pamong desa adalah ketika dapat menyetor lebih awal setoran pajak bumi dan bangunan.

Saya begitu gemes dengan cara pandang camat tersebut.Bagaimana ia punya sudut pandang bukan seorang pelayan masyarakat.Ia seperti seorang pegawai swasta yang mengedepankan pemasukan keuntungan.Saya sangat naik pitam dan ingin meludahi sang camat tersebut.Untungnya saya tidak ada didepannya,hahahaha....

Biarlah Tuhan yang akan mengurai burai perut penuh uang haram itu.Tuhan akan lebih kejam dibandingkan dengan saya.Tuhan akan lebih hebat siksanya dibanding penjara didunia.Kalau disiksa didunia paling Cuma mati.Namun kalau diakherat justru tidak mati-mati,dan akan merasakan sakit tak berkesudahan.

Negeri ini memang sudah tidak beres.Pemerintahannya korup dan amburadul.Mereka abdi negeri tapi malah mencekik rakyatnya.Sebuah ironi yang sangat mengiris kulit ari saya.Rakyat didholimi begitu kejam.Tidak diurus dengan baik,namun akan dikatakan sebagai pembangkang kalau tidak bayar pajak.Jadi sebenarnya rakyat Indonesia itu sedang diperas oleh para birokratnya sendiri.Mereka digaji untuk memeras yang memberi gaji.Ternyata benar-benar terjadi dialam nyata,bukan didongeng lagi.

Atau sebenarnya saya ini sedang bermimpi buruk berada di negeri dongeng ? Negeri yang amburadulnya super amburadul.Saya ingin sekali segera bangun dari tidur dan meninggalkan mimpi buruk saya ini.Tolong bangunkan saya supaya tidak menyaksikan negeri Indonesia yang amburadul dan mengerikan ini.

Indon = Inlander ?

Kita sebenarnya keturunan bangsa besar.Mulai dari Sriwijaya,Pajajaran,Majapahit.Nenek moyang kita adalah bangsa dengan karya-karya yang spektakuler.Mereka berkuasa hingga ratusan tahun.Hingga pada ahirnya datang kaum penjajah setelahnya.Kita berganti peradaban menjadi bangsa tertindas.Kita disebut sebagai Inlander,kaum kuli kebun teh dan kopi.Sampai tiga ratus lima puluh tahunan.

Selama penjajahan Belanda,generasi emas keturunan Majapahit habis.Bukan dalam arti fisik,namun dalam spirit kejayaannya.Kita dicuci otaknya dengan massa penjajahan oleh kaum berdongset.Kaum yang selalu memaki kita dengan sebutan Inlander,ekstrimis,dan berdongset.

Jadilah kita bangsa yang disebut sebagai Inlander dan ekstrimis.Sebutan itu telah mendarah daging hingga jaman sekarang.Kita adalah bangsa inlander,bangsa kuli.Kuli dari kapitalisme barat.Ekonomi kita dikuasi barat.Kekayaan kita dikuasai kaum penjajah dengan wajah berbeda,wajah investor.Kita tertipu dengan sebutan manis penuh optimis itu.Padahal kita tengah disedot darah dagingnya.

Mental yang inlander sangat kuat melekat dikehidupan seharian rakyat Indonesia.Kita bermental kuli,buruh,pekerja,kacung,jongos,babu,centeng.Mental sebagai pengusaha tak banyak dimiliki oleh kita.Makanya kita tidak sadar telah di kibuli oleh bangsa barat berlabel investor.Tambang-tambang kita dikuasi penuh dengan lama perjanjian 99 tahun.Angka yang sangat dekat dengan satu abad.

Mungkin kalau ditulis sebagai satu abad akan terkesan amat lama dan membodohi.Namun dengan penyebutan 99 tahun terdengar sedikit lebih halus.Kita tak pernah memikirkannya.Karena kita adalah kuli.Prinsipnya hari ini dapat upah sudah cukup,masa bodoh dengan satu abad yang akan datang.Itulah mental inlander.Pikirannya tidak mempunyai visi jauh kedepan.

Padahal sebutan inlander mestinya sudah sangat menohok dan mengalirkan air mata sedih.Namun karena sebutan itu memang benar-benar nyata,jadinya tak pernah disadarinya.Kita memang Inlander.

Saya mengajak kepada yang merasa anak keturunan Majapahit,Sriwijaya,dan Pajajaran,bangkitlah dan kembali bermimpi.Mari kita bermimpi menjadi negara besar,Pasifik Raya.Bukan sebagai bangsa Indon,sebutan serupa untuk Inlander.Apakah kita tak pernah memikirkannya ?

Bagi saya nama Indonesia sangat keliru.Saya mengartikan sebagai bangsa Inlander,bangsa kuli,babu,buruh,dan kaum tertindas.Saya menginginkan Indonesia diganti dengan Pasifik Raya.Atau kita sepakat sebagai Nuswantara.Mari bermimpi karena mimpi adalah doa.

Kita harus meruwat diri dengan cara mengganti nama menjadi Pasifik Raya atau Nuswantara.Mungkin akan berbeda nasibnya bila kita berganti nama.Karena nama memang mengandung doa.

Bagaimana kita akan maju kalau nama kita sendiri adalah seorang Inlander atau Indon.Bagai pungguk merindukan bulan.

Sabtu, 17 Maret 2012

Banyak Uang Tapi Sengsara

Saya hendak berbicara tentang ekonomi makro.Ekonomi makro saat ini ditandai dengan membengkaknya barang-barang hasil produksi manusia,namun daya beli menurun.Bisa dilihat bagaimana stok barang-barang di toko-toko dalam keadaan melimpah tanpa pernah berubah.Barang yang distok satu bulan atau setengah tahun lalu masih terpajang.
Menurut kabar sekarang ini uang yang beredar di pasar retail dunia berkisar 60 triliyun dollar.Sedang uang yang beredar di pasar keuangan mencapai 600 triliun dollar.Sangat berbeda jauh bahkan bisa dibilang jomplang,tidak balance.
Karuan saja daya beli masyarakat amat rendah.Wong uang yang untuk membeli tidak ada.Uang terbanyak ada pada segelintir orang kaya didunia yang jumlahnya 0,1 % saja.Orang kaya itu bukanlah konsumen potensial.Disamping jumlahnya sedikit,mereka cenderung membelanjakan uangnya di pasar modal.Mereka tidak membelanjakan dipasar retail.Orang kaya tidak butuh apapun.Semuanya sudah tercukupi sendiri.

Barang-barang yang ada dipasar retail itupun hasil produksi segelintir orang yang punya korporasi.Bukan produksi dari masyarakat.Artinya sirkulasi uang akan tetap berada dilingkaran orang kaya saja.Uang yang beredar berapapun banyaknya akan kembali kekantong orang kaya.Andaikan saja mereka membagi uang kepada orang miskin diseluruh dunia,bisa dipastikan dalam sekejap akan kembali kekantong mereka.Inilah ketidak balance nya peredaran uang di dunia.Uang terparkir dilumbung-lumbung uang orang kaya tanpa pernah menyebar kemasyarakat.

Uang yang menumpuk dipasar modal kalau dipikir-pikir,bisa tertawa sendiri.Kertas dibelanjakan untuk membeli kertas.Menurut saya seperti orang gila.Kekayaan hanya berbentuk kertas dan portofolio saja.Bukan kekayaan riil.Hahahaha...
Alquran sudah menasehati agar kita jangan terlena menumpuk harta dengan menghitung-hitung.Celaka bagi orang yang menumpuk harta dan menghitung-hitung.Mereka yang mempunyai deposito,saham,dan jenis-jenis produk portofolio lainnya adalah orang yang menumpuk harta seperti yang disebut di Alquran.

Bagaimana tidak celaka, mereka yang menumpuk harta.Mereka punya kekayaan tapi semu.Hanya tumpukan kertas saja sebenarnya.Memang mereka bisa membeli apa saja didunia ini,namun ketika semuanya sudah terbeli....apa yang hendak dibeli lagi.
Orang-orang kaya itu sudah memiliki semuanya.Tanah,pabrik,bank dan lain sebagainya.Semua milik mereka.Mau makan mereka punya pabrik makanan.Mau mobil mereka punya pabrik mobil.Mau pesawat mereka buat pesawat sendiri.Hendak melancong ke pulau terindah,sudah dimiliknya pula.Nah duitnya yang bertumpuk itu untuk apa ? hahaha...gila mereka .

Untuk itu dalam agama apapun perintah berderma dan berbagi sangat ditekankan.Gunanya untuk menyebarkan uang dimasyarakat,supaya uang itu ada gunanya.Tidak menumpuk sebagai tumpukan kertas semata.Apa bedanya uang kertas itu dengan kertas sampah ? Kalau hanya didiamkan tanpa pernah digunakan.Percayalah pada saya “ Siapa yang punya uang paling banyak didunia ini,dialah yang paling sengsara”

Orang yang banyak uang membeli apapun pasti harganya mahal.Padahal barang serupa ada yang berharga murah.Percuma saja mereka banyak uang karena setiap membeli apapun dihargai sangat mahal.Sama saja dengan orang kebanyakan yang bisa punya rumah,makan enak,dan bisa melancong .Benda yang dibeli sama,bedanya orang kaya terkuras uangnya.Ini hukum dunia nyata:yang kaya membeli yang mahal dan yang miskin membeli yang murah.

Harapan Di Malam Gelap


Indonesia makin terpuruk kedalam jurang kehancuran.Demikian kesimpulan sementara setelah melihat banyak kejadian yang mengindikasikan akan hal itu.Korupsi merajalela.Bahkan semakin gila-gilaan.Mainnya bukan lagi diangka puluhan juta,namun sudah puluhan milyard.

Kemudian banyak kejadian-kejadian yang menandakan keadaan negeri ini tidak aman.Premanisme terjadi dimana-mana dan tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua orang preman saja.Premanisme sudah dilakukan berjamaah.Kekerasan menjadi berita utama dimedia massa.Tiap hari kita melihat kekerasan terjadi diseluruh pelosok negeri.Ngeriiiii....awak.

Kebejadan moralpun tidak berkurang-surut.Makin hari makin bertambah berita-berita cabul.Anak-anak generasi negeri,sudah semakin tidak tahu malu.Mereka memperlihatkan betapa rendahnya penghargaan atas diri mereka sendiri.

Kebanggaan terhadap negeri ini pun makin tak terjawab dengan prestasi.Tim sepak bola kita mempermalukan diri dengan menyerah dari Bahrain 10-0.Total gol yang masuk kegawang anak negeri di prakualifikasi piala dunia menjadi 25-0.Sungguh memalukan.Setelah itu kalah di final Hasanal Bolkiah Tropy dari Brunei Darussalam 2-0.Kalah dari negara yang hanya berpenduduk 400 ribu jiwa saja.
Apa yang tengah terjadi dinegeri ini.Saya hendak berkelakar bahwa negeri ini sudah banyak dosanya.Banyak melanggar aturan.

Lalu apa yang tersisa dari negeri ini.Saya mencoba berpikir terbalik.Negeri indah dan kaya ini masih tetap berdiri walau dipimpin oleh para pemimpin korup,bejad,dan tolol.Sungguh sebuah anomali mengagumkan dari sebuah keadaan ekstrim tersebut.
Kekayaan negeri disikat oleh maling-maling rakus yang berkolusi dengan orang asing.Uang negara dikentit oleh bandit-bandit PNS.Namun negeri ini masih berjalan dengan tegak.Sungguh sebuah keajaiban luar biasa yang tidak pernah terpikirkan oleh kita semua.

Mestinya negeri ini sudah berkeping-keping tak tersisa.Negeri ini sudah berantakan tak terbayang,tapi kita masih tetap berdiri.Apakah tidak terpikirkan oleh kita semua ?
Mungkin kita sedang ditempa oleh jaman.Digembleng oleh sejarah.Kita sedang digodog dikawah candradimuka.Kita sedang dimurnikan oleh alam semesta.Dan muaranya tertuju pada satu keadaan sebuah negeri hebat.Kita akan menjadi negeri hebat yang indah setelah mengalami gemblengan dan tempaan .Bukankah malam yang gelap pertanda akan datangnya pagi ?

Berikan Pekerjaan Pada Rakyat

Pemerintah akan mengurangi subsidi BBM kembali.BBM akan naik harganya.Rakyat akan kena dampak dari kenaikkan berbagai macam kebutuhan pokok.Pemerintah berjanji akan memberikan kompensasi berupa bantuan tunai.Rakyat yang berada ditataran paling bawah dari strata ekonomi akan mendapatkan uang tunai senilai Rp.150 000,- per bulan selama sembilan bulan.

Jumlah uang yang akan digelontorkan untuk BLTSM mencapai 25 triliun rupiah.Uang sebanyak itu untuk rakyat miskin yang jumlahnya sebanyak 18 juta orang.
Saya mencoba menghitung berapa sebenarnya subsidi yang dikeluarkan untuk BBM dibandingkan dengan kompensasi BBMnya.Subsidi minyak konon mencapai setengah triliun setiap harinya.Artinya selama sebulan saja negara menghemat uang sebesar 15 triliun rupiah.Bila dijumlahkan selama sembilan bulan mencapai 135 triliun rupiah.Sedang uang yang dikeluarkan untuk bantuan tunai selama sembilan bulan hanya 25 triliun rupiah.Masih untung 110 triliun.

Tetap saja rakyat dirugikan.Rakyat hanya kena tipu mentah-mentah.Kalau menurut saya lebih untung disubsidi saja BBMnya.Subsidi akan berlangsung lama dan menjamin ekonomi dalam rentang panjang.Bantuan tunai tidak akan menyelesaikan masalah.Uang sebanyak 25 triliun rupiah yang ada di rakyat miskin dalam sekejap juga akan kembali ke kantongnya semula.Mengingat rakyat miskin gampang sekali membelanjakan uangnya,karena mereka sedang membutuhkan keperluan pokoknya.

Menurut saya sebenarnya uang tersebut malah lari kekantong-kantong orang kaya.Merekalah yang akan gendut dengan bantuan tunai itu.Merekalah yang punya kebutuhan yang tengah diperlukan oleh rakyat miskin.Padahal kalau uang sudah berada dikantongnya orang kaya,sangat sulit untuk keluar kembali.Mereka cenderung mengumpulkan kekayaan.Melarikan dana ke kertas-kertas investasi.Tidak kepasar real.Maka kejadian selanjutnya,tetap saja ekonomi masih sulit.Uang tidak ada dirakyat banyak.

Saya memimpikan kalau solusi yang diambil oleh pemimpin kita adalah dengan membuka proyek padat karya saja.Membuat jalan ,jembatan,waduk,gedung pemerintah,gedung sekolah negeri/swasta.Proyek itu harus bernilai megaproyek.Proyek raksasa yang melibatkan hampir 20 juta orang miskin.Berapapun besarnya dana,akan setrimpal dengan hasilnya.

Efeknya akan sangat luar biasa.Memberikan lapangan pekerjaan pada rakyat,dan membuat negeri ini dipenuhi dengan bangunan infra struktur yang spektakuler.Efek yang lain adalah bergeraknya sektor ekonomi real akibat meningkatnya konsumsi masyarakat.Imbas dari pendapatan atas upah padat karya tersebut.Roda ekonomi berjalan sangat cepat.
Mungkin itulah rahasia bangsa-bangsa besar didunia dalam menggapai kemashuran negaranya.Bagaimana bangsa Mesir yang membangun Piramida,bangsa China yang membangun Great Wall,dan bangsa-bangsa lain yang memiliki peninggalan menakjubkan.Mereka membuat proyek megaraksasa untuk menolong rakyatnya yang kala itu tidak punya pekerjaan.

Kita juga bisa meniru nenek moyang kita sendiri.Kita mewarisi candi-candi besar.Mungkin saja idenya berawal dari keinginan penguasa untuk memberikan pekerjaan pada rakyatnya.Hanya kita sajalah yang berprasangka buruk bahwa bangunan megah itu dikerjakan dengan paksa.Betapa bodohnya pikiran kita berprasangka buruk,karena tidak mungkin bangunan semegah dan seindah candi Borobudur dibangun dengan tetesan darah.Bangunan indah itu pasti karena dibangun dengan hati dan pikiran yang indah,tidak dengan hati kejam.

Andai saya adalah Presiden Indonesia,maka akan saya bangun megaproyek yang sangat mustahil.Bertujuan untuk menolong rakyat yang tidak punya pekerjaan dan mengharumkan bangsa dimata anak cucu kelak.

Sabtu, 10 Maret 2012

Penyakit Belanda

BBM akan dinaikkan lagi.Otomatis semua harga
akan naik.Begitu lazimnya terjadi.BBM adalah
komoditi pemicu kenaikan harga-harga.Betapa
kuatnya pengaruh benda yang satu ini pada
perekonomian umum.

Negara kita yang sebenarnya kaya dengan minyak,
ternyata tak berdaya.Rakyat begitu susah mendapat
kan BBM.Mestinya negara kaya minyak rakyatnya basah
dengan minyak.Namun minyak menjadi komoditi yang
sangat sulit.

Kekayaan minyak kita 70% dikuasai asing.Betapa
mengenaskannya nasib bangsa kaya raya ini.Akibat
pengelolaan yang tidak becus maka rakyat jadi
korban.Saya jadi teringat dengan penyakit Belanda.
Negara yang kaya rakyatnya miskin karena ketidak
becusan pemimpinnya.

Sabtu, 25 Februari 2012

Urusan Perut Semata

Sebelumnya saya memposting tentang sedekah senjata.
Negara barat suka memberi hibah senjata bekas pada
negara miskin.Maksudnya memang supaya terjadi perang.
Lalu kenapa mereka suka dengan perang ?

Negara barat memang membutuhkan perang.Karena menurut
teori ekonomi,perang akan menaikkan ekonomi mereka.
Perang akan menghancurkan infrastruktur negara ber-
sangkutan.Disanalah terjadi permintaan pasar mengenai
material seperti baja dan yang lainnya.Perlu diketahui
produksi baja negara barat sedang overload.
Bisa jadi seperti itu.

Dengan perang akan didapat resaources murah dari negara
bekas ajang perang tersebut.Bila perang terjadi dinegara
Arab,maka akan didapat minyak yang berlimpah.Bila terjadi
dinegara Asia akan didapat hasil tambang dan kayu.Negara
barat adalah negara dengan konsumsi tertinggi pada semua
sumber alam yang ada didunia.Sedang persediaan makin habis.

Jadi,semua provokasi barat terhadap Timur tengah dan Asia
semata-mata karena urusan ekonomi.Provokasi itu bisa berupa
isyu demokrasi,nuklir,terorisme dan lingkungan.Alasan itu
hanya alasan tanpa pernah bisa dibuktikan.Misal isyu nuklir
di Iran yang tidak terbukti,Negara Barat tetap mmaksakan
embargo terhadap negara Muullah tersebut.Kemudian isue
demokrasi di Tunisia,Mesir,dan Libya semuanya omong kosong.
Semua demi perut semata.

Kita harus cerdas menanggapi berbagai isue negara Barat.
Jangan-jangan mereka sengaja memprovokasi untuk terjadi
perang.Paling tidak harus ingat bahwa isue itu hanyalah
isue belaka.Jangan mau dijadikan makanan orang pinter.

Selasa, 21 Februari 2012

Sedekah Senjata ?

Indonesia sering mendapatkan hibah alat-alat perang dari negara-negara barat.
Baik berupa pesawat tempur ataupun tank-tank.Misal beberapa waktu dekat ini akan datang tank Leopard dari Belanda.Sepintas pemberian itu sebagai komitmen persahabatan antara kita dengan negara tersebut.

Namun apakah sesederhana itu ? Apakah pemberian itu berasal dari kebaikan tanpa ada udang dibalik peyek ?Apakah itu awal dari sebuah misi diplomasi yang menguntungkan dikemudian hari ?

Saya memandang hibah senjata itu penuh dengan kecurigaan.Saya bahkan sangat tersinggung bila ada orang yang kasih senjata.Secara tidak langsung kita diberi alat kejahatan.Membuka gerbang pikiran kita untuk berbuat anarki.

Jangan-jangan pemberian tank itu mengisyaratkan menyuruh kita bersiap perang.
Ada rencana besar menggelar perang dikawasan Asia Tenggara,dari negara-negara barat.Mereka sedang merencanakan pemusnahan bangsa asia tenggara.Indonesia sedang dikondisikan bersiap perang dengan negara tetangganya,Malaysia.
Mungkin saja seperti itu.

Atau negara barat yang mempunyai industri pertahanan sedang memerlukan pasar.Senjata yang mereka produksi mesti segera dilepas kepasaran.Tidak ada cara lain memasarkan komoditi senjata kecuali dengan menyulut perang.Dengan memberi secara Cuma-Cuma tank bekas,diharapkan akan menyulut ketegangan dikawasan asia tenggara.Pemberian itu bisa disebut sebagai persekot atau Dont Payment.Selanjutnya bila terjadi perang bisnis penjualan senjata mereka akan lancar.

Mungkin saja negara barat itu juga sudah menghibahkan senjata pula ke negara tetangga.Belanda memberi ke Indonesia,sedangkan Inggris sudah memasok ke Malaysia.Mereka sedang bekerja sama menciptakan pasar senjata.Kita harus mencurigai tindakan negara-negara tersebut yang notabene berpaham sekuler.Memandang kehidupan adalah mencari keuntungan materi.

Kita jangan berpikir naif dan linier.Pemberian senjata jangan diartikan sebagai kebaikan seratus persen.Orang kasih golok pada kita mesti curiga.Ada apa ? Kenapa kasih senjata,kalau mau sedekah kenapa dengan benda berbahaya? .

Sabtu, 11 Februari 2012

Sodaqoh Pada Bakteri

Malam minggu dolan dirumah keluarga,disuguhi biskuitsss...
Dari dalam terdengar lontaran kelekar "sekarang jarang
ada makanan kampung ?" seperti getuk,krawu dan ongol-ongol.
Semua sudah tersedia suguhan instan dari pabrik-pabrik.
Memudahkan sekaligus membawa konsekwensi.Namun saya mesti
mengucap syukur...dikasih suguhan orang kota.Hehehe...

Biskuit menurutku adalah makanan modern yang menyulitkan
gigiku sendiri.Akan banyak sisa makanan yang akan membuatku
mengerang kesakitan.Gigiku yang bolong akan menjadi tempat
berkembangnya bakteri.Lalu....

Saya tidak bisa menghindari makanan modern semacam biskuit.
Kemudian saya teringat bahwa segala macam kejadian yang
tidak mengenakkan terimalah sebagai pembelajaran hidup.
Saya berlagak alim padahal merogoh toples biskuits.

Hahaha....saya sebaiknya bersodaqoh saja pada mahluk berjenis
bakterial dimulutku.Kalau tidak kerena gigiku yang bolong ,
dan sisa gilingan biskuit,bakteri itu hendak numpang dimana ?
Sodaqoh tidak harus pada manusia,pada hewanpun kayaknya juga
dapat balasan.Amiiiin.

Hehehe....mau sodaqoh duit ngga punya.Ya sodaqoh sisa makanan
dalam mulutku.Ya Alloh semoga cenut-cenut gigiku tak kambuh.
Semoga bakteri itu sudah kenyang dan tidak bertindak brutal
dengan menyikat gigiku.Gigiku tidak bertambah lubangnya.

Sabtu, 28 Januari 2012

Wakil Rakyat ,Kereeeee

Ruang sidang Banggar DPR kursinya 20 juta.
Kursi dengan label harga setan itu sangat
menyakitkan rakyat.
Uang sebesar itu dikampung saya bisa untuk
membangun rumah dengan dua kamar tidur.

Bayangkan betapa menyakitkanya para wakil
rakyat tersebut.Dasar mental OKB feodal.
Mereka mental kere,sehingga saat duduk di
DPR mabok kemegahan.

Para wakil rakyat itu biasanya adalah bekas
aktifis ormas.Dulu kerjanya lontang-lantung.
Mencari-cari proyek pemerintah.Uangnya buat
makan keluarganya.Sekarang jadi OKB yang tidak
cukup kuat menahan beban kemegahan dunia.

Pepatah Belanda mengatakan " Hanya Kaki-kaki
yang kuat saja yang mampu membawa kemegahan"
Para wakil rakyat itu tidak cukup kuat menahan
beban kemegahan dunia.

Mestinya kalau mau cari kaya jangan masuk DPR.
Jadilah pengusaha atau jualan ayam goreng saja.

Jumat, 16 September 2011

Banyak Orang Mabok Doa

Membaca ramalan Jayabaya No 175 : Akeh wong mendem donga
yang artinya banyak orang mabuk berdoa.Sekarang di Indonesia kususnya
disekitar saya tinggal banyak sekali acara-acara doa massal atau istilahnya
istighosah.Dulu kayaknya sebelum reformasi saya tidak kenal dan mendengar
acara seperti itu.

Sekarang apa saja dituntaskan dengan doa massal.Dari segi agama memang
baik .Banyak orang mendekatkan diri pada Tuhan.Banyak orang menginsyafi
kekeliruannya.Mengakui dosanya,walau hanya pada saat sedang berdoa.Acara
doa bersama bahkan bukan hanya dikalangan islam saja.Kalangan kristenpun
memiliki acara doa bersama.Saya melihat di TV banyak acara doa yang di
pimpin oleh seorang pendeta.

Doa massal ditujukan kebanyakan untuk mengatasi permasalahan negeri.
Atau saat ada bencana besar.Dan beberapa ustad terkenal mengadakan doa
massal untuk menyembuhkan penyakit.Semua permasalahan diselesaikan
hanya dengan doa massal.

Saya tahu sekarang untuk berobat dirumah sakit harus memiliki
uang banyak.Sedangkan ekonomi sedang sulit.Maka mereka mencari cara
paling mudah mengatasi masalahnya yakni dengan mengikuti doa massal.Yang
kemudian pulangnya mendapat sebotol air mineral yang sudah didoakan.

Orang makin pragmatis dalam cara memandang masalah.Masa penyakit patah
tulang diobati dengan doa saja.Mestinya harus ada tindakan mekanis yang
menyertai doa tersebut.Mereka percaya kalau penyakit itu dibuat oleh sebangsa
mahluk halus.Walaupun itu terkilir sekalipun.Struk dilafadzkan doa ?

Apakah orang sudah putus asa dengan keadaan? Semua persoalan hanya di
selesaikan dengan doa.Masa iya kebobrokan sistem diselesaikan dengan doa ?
Tuhan akan membantu bila kita sudah melakukan tindakan.Tuhan tidak serta
merta turun tangan mengurusi dunia apabila manusia sendiri tidak bertindak.

Ketika membaca ramalan Jayabaya no 175....saya bergumam inilah kata yang
tepat.Orang sedang mabok dengan doa,lupa dengan kerja.Lupa dengan proses
kehidupan.Inginnya cepat selesai.Inginnya segera paripurna apa yang sedang
dialaminya.memang begitulah sifat manusia .Tidak sabaran dengan keadaan.

Saya tidak antipasi dengan doa massal.Tapi apakah setiap persoalah hanya
cukup didoakan saja? Membenahi sistem mesti dengan UU atau tindakan.
Doa kita panjatkan setelah melakukan usaha.



Rabu, 14 September 2011

Berita Kok Hanya Derita

Semua kasus-kasus korupsi di Indonesia tidak ada yang tuntas.
Saya tidak perlu menyebut mana yang tidak tuntas itu.Silahkan
menyebut sendiri kasus mana ,maka pasti terindikasi tidak di
tuntaskan.Mengapa terjadi seperti itu ?

Mungkin karena terlalu banyaknya kasus korupsi.Kepolisian,
KPK,kejaksaan,kehakiman,tidak mampu menuntaskan karena
sangking banyaknya kasus.Mau menuntaskan yang satu sudah
mengantri yang lain.Mereka dibuat bingung .Ahirnya dituntaskan
hanya dipermukaan saja.

Tiap hari ada saja kasus baru yang muncul.Belum kasus yang
kecil-kecil.Banyak sekali.Polisi mungkin dibuat repot dan hanya
sambil lalu saja.Yang penting ada satu orang yang dijebloskan
Sedang teman-temannya dibiarkan.

Polisi tidak salah.Mereka tengah kewalahan mengurusinya.
Kejaksaan juga begitu.Coba bayangkan setiap menuntut satu
kasus mesti menyusun tuntutan setebal seribu halaman.Saya
bayangkan menyusun dan menulis tuntutannya saja repot bukan
main.Hahaha....

Kali ini saya harus kasihan dengan penegak hukum di Indonesia.
Kita jadi tahu adanya korupsi kerena adanya mereka.Masih ada
orang peduli dengan bangsa ini.Kita tahu adanya kejahatan karena
ada polisi yang menyelidikinya.

Penegak hukum di Indonesia adalah orang yang mungkin paling
sibuk.Tiap detik ada saja kasus kejahatan.Baik kejahatan umum,
korupsi,dan lain sebagainya.Coba lihat saja TV Indonesia,tiap jam
menyiarkan tindak kejahatan.Dari mulai pencurian,penipuan,
pembunuhan dan tentu saja korupsi.Berita kok hanya Derita.

Selasa, 13 September 2011

Seleksi Alam yang Kejam

Sekarang apa-apa serba menggunakan mesin.Bahkan mekanisasi
pekerjaan sudah merambah sisi kehidupan yang menurut saya
belum saatnya.Saya melihat orang panen padi disawah sekarang
sudah menggunakan mesin.

Memang pekerjaan menjadi lebih cepat selesai.Produktifitas
meningkat.Akan lebih banyak lagi pekerjaan yang dapat diselesai
kan dalam waktu yang sama.Hasilnyapun jauh lebih baik.
Modernitas memang meringankan pekerjaan manusia.

Tapi...saya tadi melihat ada orang yang merontokkan padi dengan
mesin,sementara ada beberapa ibu yang mengellinginya.Mereka
sedang menunggu sisa jerami padi.Ternyata para ibu kampung itu
sedang mencari sisa padi yang tidak terontokan oleh mesin.

Ibu pencari sisa padi itu sungguh kasihan.Mereka jelas rakyat miskin.
Untuk menghidupi kesehariannya mesti mengais-ngais sisa orang
merontokkan padi.Untuk mencari bulir padi harus berjuang diantara
kearoganan orang yang menikmati modernitas.

Saya berpikir mereka mestinya ikut memanen padi itu.Menjadi buruh
pemanen padi seperti dulu.Sekarang tenaga mereka tidak lagi terpakai
dan ahirnya jadi pemulung didunia pertanian.Mereka memulung sisa
bulir padi .Sangat kontradiktif sekali apa yang saya lihat.

Kemodernan jaman melibas mereka yang tidak bisa mengaksesnya.
Bahkan menjadi jurang pengubur mimpi mereka tentang sesuap nasi
yang seharusnya mudah mereka dapatkan.Mereka seperti tikus yang
megap-megap dilumbung beras.

Apakah begini sistem seleksi alam yang harus mereka jalani.Seleksi
alam tersebut tidak seharusnya mereka alami sedang mereka belum
terpenuhi harkat martabat dasarnya sebagai manusia.


Jenius itu tidak selalu.......

Saya lirik tentang postingan populer blog ini adalah tentang JENIUS.Pembacanya ternyata banyak dari benua Amerika.....wow. Memang menari...